Niat puasa ramadan dan waktu membacanya (Istimewa)
GORONTALO — Niat merupakan rukun pertama dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Tanpa niat yang benar, puasa seseorang dianggap tidak sah secara syariat.
Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW bahwa segala amal perbuatan bergantung pada niatnya.
Baca juga: Daftar Oleh-oleh Khas Gorontalo: Makanan dan Kerajinan Favorit
Bagi Anda yang ingin mempersiapkan diri menyambut bulan suci, berikut adalah panduan lengkap mengenai bacaan niat puasa Ramadan beserta waktu yang tepat untuk mengucapkannya.
Niat puasa wajib Ramadan dilakukan di dalam hati dengan penuh kesadaran.
Namun, melafalkannya secara lisan sangat dianjurkan untuk membantu memantapkan ketetapan hati.
Lafal Niat (Harian):
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta‘ala.
Artinya:
"Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'ala."
Baca juga: Kaya Tapi Tak Gengsi: 7 Tanda Seseorang Pernah Berjuang dari Nol
Berbeda dengan puasa sunnah yang niatnya bisa dilakukan di pagi hari (selama belum makan/minum), niat puasa wajib Ramadan memiliki aturan waktu yang lebih ketat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber