Senin, 16 FEBRUARI 2026 • 14:13 WIB

Niat Puasa Ramadan dan Waktu Membacanya

Author

Niat puasa ramadan dan waktu membacanya (Istimewa)

GORONTALONiat merupakan rukun pertama dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan

Tanpa niat yang benar, puasa seseorang dianggap tidak sah secara syariat. 

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW bahwa segala amal perbuatan bergantung pada niatnya.

Baca juga: Daftar Oleh-oleh Khas Gorontalo: Makanan dan Kerajinan Favorit

Bagi Anda yang ingin mempersiapkan diri menyambut bulan suci, berikut adalah panduan lengkap mengenai bacaan niat puasa Ramadan beserta waktu yang tepat untuk mengucapkannya.

Bacaan Niat Puasa Ramadan

Niat puasa wajib Ramadan dilakukan di dalam hati dengan penuh kesadaran. 

Namun, melafalkannya secara lisan sangat dianjurkan untuk membantu memantapkan ketetapan hati.

Lafal Niat (Harian):

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta‘ala.

Artinya:

"Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'ala."

Baca juga: Kaya Tapi Tak Gengsi: 7 Tanda Seseorang Pernah Berjuang dari Nol

Kapan Waktu Terbaik Membacanya?

Berbeda dengan puasa sunnah yang niatnya bisa dilakukan di pagi hari (selama belum makan/minum), niat puasa wajib Ramadan memiliki aturan waktu yang lebih ketat.

1. Wajib Dilakukan di Malam Hari 

Niat harus dilakukan sejak terbenamnya matahari (waktu Maghrib) hingga sebelum terbitnya fajar (waktu Subuh).

Jika seseorang baru berniat setelah fajar terbit, maka puasanya dianggap tidak sah.

2. Momen Paling Praktis: Saat Sahur

Waktu yang paling umum digunakan adalah sesaat setelah makan sahur atau sebelum memasuki waktu Imsak. 

Ini menjadi pengingat terakhir sebelum memulai ibadah puasa seharian penuh.

3. Alternatif: Niat untuk Satu Bulan Penuh

Menurut Mazhab Maliki, seseorang diperbolehkan membaca niat untuk berpuasa selama satu bulan penuh pada malam pertama Ramadan. 

Hal ini berfungsi sebagai cadangan jika sewaktu-waktu kita lupa berniat di malam hari selama bulan berjalan.

Tips Agar Tidak Lupa Berniat

Seringkali rasa kantuk saat sahur membuat kita lupa membaca niat. Berikut tips sederhana agar niat puasa tetap terjaga.

Membiasakan Diri Setelah Tarawih: Jadikan bacaan niat sebagai bagian dari rangkaian doa setelah salat Tarawih berjamaah.

Pasang Pengingat di Ponsel: Gunakan alarm khusus sebelum tidur malam untuk memastikan niat sudah terucap di dalam hati.

Kesadaran Saat Sahur: Secara otomatis, bangunnya Anda untuk sahur sebenarnya sudah dianggap sebagai niat secara batiniah, tapi tetap disempurnakan dengan lafal niat yang jelas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU