Selasa, 23 DESEMBER 2025 • 09:52 WIB

Prakiraan Cuaca 23-29 Desember 2025: Gorontalo Diguyur Hujan saat Natal, BMKG Minta Pemudik Waspada

Author

Ilustrasi prospek cuaca Gorontalo empat hari ke depan (Istimewa)

GORONTALO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prospek cuaca sepekan ke depan, tepatnya periode 23 hingga 29 Desember 2025.

Laporan ini menjadi peringatan dini bagi masyarakat yang hendak menikmati libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru), khususnya di wilayah Provinsi Gorontalo dan sekitarnya.

Secara umum, langit Indonesia dalam satu minggu ke depan akan diwarnai oleh awan tebal hingga hujan ringan.

Baca juga: Jelang Nataru, Wali Kota Gorontalo Siapkan Skenario Keamanan

Namun, BMKG mendeteksi adanya dinamika atmosfer yang memicu peningkatan curah hujan di sejumlah titik krusial.

Waspada Cuaca Gorontalo di Periode Kedua

Bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo, perhatian khusus perlu ditingkatkan memasuki pertengahan pekan.

Berdasarkan data BMKG, pada periode pertama (23–25 Desember), hujan intensitas sedang lebih banyak terkonsentrasi di wilayah tetangga seperti Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.

Baca juga: Kemnaker Rilis Standar Hidup Layak Terbaru, KHL Gorontalo Tembus Rp3,39 Juta

Namun, memasuki periode kedua yakni 25 hingga 29 Desember 2025, Gorontalo masuk dalam daftar wilayah yang diprediksi mengalami peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang. 

Kondisi ini berpotensi memengaruhi aktivitas perayaan Natal dan persiapan jelang malam pergantian tahun.

Selain Gorontalo, pada periode tanggal 25-29 Desember ini, hujan sedang juga mengguyur hampir seluruh pulau Sulawesi, termasuk Sulut, Sulteng, Sulbar, dan Sultra.

Baca juga: 5 Ide Kado Tahun Baru Spesial untuk Pacar dan Sahabat, Bikin Momen Makin Berkesan

Sementara itu, wilayah yang masuk kategori Siaga dampak hujan lebat pada periode ini meliputi Sulawesi Selatan, sebagian besar Pulau Jawa, hingga Papua.

Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Menyikapi potensi cuaca basah di momen liburan ini, BMKG mengeluarkan imbauan tegas. 

Masyarakat dan pemangku kepentingan diminta tidak lengah terhadap risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor, yang bisa terjadi sewaktu-waktu akibat cuaca ekstrem.

Baca juga: 7 Arti Tatapan Mata: Membaca Perasaan Tanpa Kata

“Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan luar ruang seperti ibadah, wisata, dan perayaan malam pergantian tahun,” tulis BMKG dalam keterangannya.

Fitur Cek Cuaca Jalur Mudik

Guna mempermudah para pemudik atau wisatawan memantau kondisi rute perjalanan, BMKG telah menyiapkan inovasi layanan cuaca digital khusus jalur lalu lintas atau Digital Weather for Traffic (DWT).

Fitur ini memungkinkan pengguna mengetahui prakiraan cuaca secara presisi mulai dari titik keberangkatan hingga lokasi tujuan di seluruh Indonesia. 

Layanan ini dapat diakses melalui aplikasi InfoBMKG atau laman web resmi BMKG. 

Dengan pemantauan berkala, perjalanan libur Nataru diharapkan tetap aman dan nyaman meski di tengah musim penghujan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BMKG

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU