Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 13:24 WIB

Sebaran Tenaga Kerja Disabilitas 2024: Gorontalo Mulai Terpetakan, Jawa Barat Masih Juara

Author

Sebaran pekerja disabilitas di Gorontalo mulai terpetakan, meski Jawa Barat masih juara (Istimewa)

GORONTALO – Peta inklusivitas dunia kerja di Indonesia kembali diperbarui. Berdasarkan data terbaru Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) mengenai sebaran tenaga kerja disabilitas tahun 2024, ketimpangan antara wilayah Jawa dan luar Jawa masih terlihat cukup tajam. 

Namun, yang menarik perhatian adalah munculnya nama Provinsi Gorontalo dalam radar statistik nasional tersebut, meski angkanya masih terbilang minim.

Provinsi Gorontalo tercatat memiliki 5 tenaga kerja disabilitas yang terdata secara resmi. Angka ini menempatkan Gorontalo sejajar dengan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang juga mencatatkan jumlah serupa.

Baca juga: Satpol PP di Gorontalo Harus Tegas Tanpa Harus Keras, Tertibkan PKL Jangan Galak-galak

Posisi Gorontalo memang masih berada di papan bawah, tapi provinsi ini masih lebih unggul dibandingkan Sulawesi Tengah yang mencatatkan 4 tenaga kerja, serta Kalimantan Tengah dan Sulawesi Utara yang masing-masing hanya mencatatkan 1 tenaga kerja disabilitas.

Kehadiran data ini menjadi sinyal awal bahwa penyerapan atau setidaknya pendataan tenaga kerja inklusif di bumi Serambi Madinah sudah mulai berjalan, meskipun tantangan untuk mengejar ketertinggalan masih membentang luas.

Dominasi Pulau Jawa Tak Terbendung

Jika Gorontalo sedang merangkak, Pulau Jawa justru sedang berlari. Jawa Barat mengukuhkan diri sebagai provinsi paling ramah bagi pekerja difabel dengan total 252 tenaga kerja. 

Baca juga: BPOM Rilis 5 Kosmetik Ilegal Terlaris di Marketplace, Awas Ada yang Berbahaya

Angka ini jauh meninggalkan provinsi lainnya, menunjukkan ekosistem industri dan kebijakan di tanah Pasundan yang lebih terbuka terhadap keberagaman kemampuan fisik.

Mengekor di posisi kedua adalah Jawa Tengah dengan 197 pekerja, disusul oleh kejutan dari Pulau Dewata, Bali, yang menempati peringkat ketiga dengan 139 tenaga kerja. 

Jawa Timur dan Kepulauan Riau melengkapi posisi lima besar dengan masing-masing 102 dan 93 pekerja.

Baca juga: Prospek Cuaca 2-8 Desember 2025, Gorontalo Masuk Daftar Wilayah Diguyur Hujan Sepekan ke Depan

Data ini menjadi cermin nyata bagi pemerintah daerah, khususnya di Gorontalo dan wilayah Sulawesi lainnya.

Angka 5 pekerja bukanlah sekadar statistik, melainkan pekerjaan rumah bagi dinas terkait dan sektor swasta di Gorontalo untuk membuka pintu kesempatan lebih lebar bagi para penyandang disabilitas.

Berikut rincian jumlah tenaga kerja disabilitas di setiap provinsi yang terdata, diurutkan dari yang tertinggi hingga terendah:

  1. Jawa Barat: 252 orang
  2. Jawa Tengah: 197 orang
  3. Bali: 139 orang
  4. Jawa Timur: 102 orang
  5. Kepulauan Riau: 93 orang
  6. Sumatera Utara: 56 orang
  7. Lampung: 44 orang
  8. Sulawesi Selatan: 13 orang
  9. Sumatera Selatan: 12 orang
  10. Bengkulu: 10 orang
  11. Maluku Utara: 10 orang
  12. Gorontalo: 5 orang
  13. Nusa Tenggara Timur (NTT): 5 orang
  14. Sulawesi Tengah: 4 orang
  15. Kalimantan Tengah: 1 orang
  16. Sulawesi Utara: 1 orang

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kemnaker, Goodstats

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU