GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo mencatatkan prestasi gemilang dalam tata kelola keuangan daerah.
Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Provinsi Gorontalo sukses menembus jajaran 10 besar provinsi dengan realisasi pendapatan tertinggi di Indonesia.
Per tanggal 16 November, akumulasi realisasi pendapatan seluruh provinsi di tanah air tercatat mencapai Rp1.065,55 triliun (78,45% dari target).
Baca juga: Wali Kota Gorontalo Hapus Anggaran Konsumsi Rapat OPD dari APBD 2026
Di tengah peta persaingan tersebut, Gorontalo bertengger di peringkat ketujuh dengan capaian impresif sebesar 84,53 persen.
Capaian Gorontalo ini membuktikan efektivitas kinerja daerah yang mampu melampaui beberapa provinsi besar lainnya.
Angka tersebut merepresentasikan pendapatan aktual yang telah masuk ke kas daerah (berbasis penerimaan kas atau peningkatan aset) dibandingkan dengan target yang direncanakan.
Baca juga: Kongkalikong Mafia BBM Subsidi di Gorontalo, Pengawas SPBU Ikut Main
Semakin tinggi persentasenya, semakin akurat dan efektif kinerja pemerintah dalam merealisasikan potensi pemasukannya.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik, Sri Wahyuni Matona, menegaskan bahwa statistik ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan kesehatan fiskal daerah.
Menurutnya, tingginya realisasi pendapatan menjadi indikator utama dalam mengevaluasi kapasitas Pemprov untuk membiayai berbagai agenda pembangunan.
"Semakin besar realisasi pendapatan, semakin baik pula kapasitas daerah untuk membiayai pembangunan dan program-programnya," katanya.
"Capaian ini juga menunjukkan efektivitas yang dilakukan Pemprov Gorontalo dalam memaksimalkan potensi yang ada dalam meningkatkan pendapatan asli daerah,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Gorontalo