Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 13:30 WIB

Puluhan Kendaraan di Kota Gorontalo Terjaring Operasi Patuh Otanaha 2025

Author

Kasatlantas Polresta Gorontalo Kota, AKP Mutiara Puspitasari Hartono (Humas Polresta Gorontalo Kota)

GORONTALO – Jajaran Satlantas Polresta Gorontalo Kota mengamankan puluhan kendaraan dalam Operasi Zebra Otanaha 2025. 

Operasi Zebra Otanaha 2025 dijadwalkan berlangsung hingga penghujung bulan ini, tepatnya 30 November 2025.

Pada hari pertama, sebanyak 43 unit kendaraan telah diamankan. 

Baca juga: Dugaan Malaadministrasi Rektor UMGO Dilaporkan ke Ombudsman

Kasatlantas Polresta Gorontalo Kota, AKP Mutiara Puspitasari Hartono, mengatakan elanggaran paling umum yang terdeteksi adalah masalah kelengkapan dasar pengendara.

“Untuk pelanggaran tetap didominasi tidak memakai helm, kemudian untuk surat-surat kelengkapannya juga masyarakat belum lengkap,” ungkapnya.

Dua Minggu Strategis: Fokus Humanis Lalu Represif

Mutiara menjelaskan bahwa Operasi Zebra Otanaha dirancang dalam dua fase, dengan penekanan berbeda untuk memastikan kepatuhan yang efektif. 

Baca juga: Skandal Ambulans Sipatana Kota Gorontalo: Sopir Sibuk Main Voli, Pasien Mati

Minggu pertama akan didominasi oleh pendekatan yang lebih humanis.

"Kemudian untuk satu minggu berikutnya baru kami akan tingkatkan untuk tindakan represif,” jelas Mutiara.

Pendekatan edukatif ini diwujudkan melalui sosialisasi gencar, termasuk memanfaatkan media luar ruang. 

Baca juga: Rektor UMGO Dilaporkan ke PP Muhammadiyah dan Majelis Dikti

Pihak Satlantas akan berkolaborasi dengan Pemda untuk menayangkan informasi jadwal dan target operasi melalui videotron. 

“Kami juga tidak serta-merta memberikan tilang. Kita lihat juga jenis pelanggarannya seperti apa. Kita utamakan untuk awal-awalnya adalah peneguran dulu,” ujarnya.

11 Sasaran Utama dan Audit Titik Rawan

AKP Mutiara memaparkan bahwa terdapat 11 poin sasaran prioritas yang menjadi fokus penertiban, yang meliputi aspek keselamatan pribadi dan kelayakan kendaraan.

“Kami lebih mengutamakan terutama seperti berkendara menggunakan HP, kemudian kelengkapan dari kendaraan ataupun kelengkapan pribadi dalam berkendara juga menjadi fokus. Kemudian over dimensi ataupun overloading (ODOL),” rincinya.

Operasi ini didukung oleh 31 personel gabungan dari berbagai unit. 

Polisi juga telah mengidentifikasi 6 titik rawan kecelakaan yang akan diaudit bersama Jasa Raharja untuk menentukan lokasi penindakan prioritas.

Menutup keterangannya, Mutiara mengimbau warga untuk memanfaatkan masa operasi ini sebagai dorongan untuk disiplin permanen.

“Jangan lupa untuk kelengkapan kendaraan seperti spion, TNKB, dan helm, tolong untuk dipersiapkan,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Polresta Gorontalo Kota

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU