Jumat, 31 OKTOBER 2025 • 15:20 WIB

Peserta Peran Saka Nasional 2025 Mulai Registrasi Ulang, Begini Tahapannya

Author

Proses registrasi ulang peserta Peran Saka Nasional 2025 di gedung Kamat Lahay Kabupaten Gorontalo (HO/Beju)

GORONTALO – Peran Saka Tingkat Nasional Tahun 2025 di Gorontalo mulai menunjukkan geliatnya. 

Proses registrasi ulang bagi kontingen daerah resmi dibuka per hari ini, Jumat, 31 Oktober 2025. 

Tercatat, hingga sore ini, tiga kontingen pertama telah tiba dan menyelesaikan proses administrasi awal.

Baca juga: Dibeli dari UMKM, 1.200 Ekor Lele Dilepas di Danau Buper Bongohulawa Jelang Peran Saka Nasional

"Per hari ini kita buka registrasi ulang sampai 2 November," ujar Rica Zarima, Kepala Bidang Administrasi Panitia Peran Saka Nasional 2025. 

Ia menyebutkan, kontingen pertama yang datang dan tercatat adalah dari Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Riau.

Rica Zarima menjelaskan bahwa total peserta dari luar kontingen tuan rumah Gorontalo berjumlah sekitar 1.700 lebih orang.

Baca juga: Siswa SMK Harus Punya Mental Siap Kerja, Kata Wagub Gorontalo

Alur Registrasi Pimpinan Kontingen

Proses registrasi ulang dirancang terstruktur dan efisien.

Hanya Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda) yang bertugas menyelesaikan tahapan administrasi.

Sementara peserta diarahkan langsung untuk menjalani screening kesehatan.

Pinkonda diwajibkan melewati lima loket registrasi yang terintegrasi:

  1. Loket 1 (Verifikasi Data): Pinkonda menjalani validasi data awal kontingen.
  2. Loket 2 (Verifikasi Pembayaran): Pemeriksaan pembayaran campfee (biaya perkemahan).
  3. Loket 3 (Bidang Aparat): Setelah data dan pembayaran beres, Pinkonda berhak mendapatkan surat izin mendirikan tenda di Bumi Perkemahan Bongohulawa.
  4. Loket 4 (Tata Usaha): Pengurusan administrasi tata usaha terkait kegiatan.
  5. Loket 5 (Pengambilan Kit): Tahap akhir berupa pengambilan perlengkapan peserta. 

Digitalisasi dan Screening Kesehatan

Rica menambahkan, seluruh alur kegiatan Peran Saka Nasional 2025 ini telah terintegrasi nelalui aplikasi Ayo Pramuka. 

Sementara itu, fokus utama panitia saat ini adalah pada tahap kedatangan dan registrasi, sambil memastikan kesehatan peserta terjaga melalui screening ketat.

"Yang registrasi ulang itu hanya Pinkonda, untuk peserta diarahkan screening kesehatan," ujar Rica.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU