Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 17:26 WIB

Peringati Sumpah Pemuda, 53 Organisasi Pemuda Gelar Upacara di Wisata Longalo Bone Bolango

Author

Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda 53 organisasi pemuda di Gorontalo (Istimewa)

GORONTALO – Semangat Sumpah Pemuda di Provinsi Gorontalo berkobar dengan aksi nyata. 

Sebanyak 53 organisasi pemuda menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di alam terbuka, tepatnya di Wisata Longalo, Kabupaten Bone Bolango, pada Selasa, 28 Oktober 2025.

Puluhan organisasi yang terlibat pada kegiatan ini terdiri dari berbagai elemen mahasiswa, organisasi ekstra kampus, dan paguyuban daerah.

Baca juga: Peran Saka Nasional 2025 Siap Digelar, Sofyan Puhi: Tinggal Tunggu Peserta

Kolaborasi ini merupakan inisiasi dari Forum Koordinasi Pemuda (FKP), dengan pelaksanaan teknis di bawah koordinasi Gerakan Pemuda Kreatif (GPK).

Presiden GPK, Wizram Tamala, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah melahirkan kesadaran kritis di kalangan generasi muda untuk menghadapi perubahan zaman yang masif.

“Ini agenda rutin kami setiap tahun, bukan sekadar seremoni,” ujar Wizram.

Baca juga: Daftar Juara Piala Dunia U-17 Terbanyak, Salah Satunya Jadi Lawan Timnas Indonesia U-17 Tahun Ini

Kolaborasi Fondasi Penting

Wizram menyampaikan apresiasinya atas keterlibatan puluhan organisasi yang menunjukkan tingginya solidaritas pemuda Gorontalo. 

Menurutnya, kolaborasi yang terjalin erat ini merupakan fondasi penting untuk menjaga semangat persatuan.

"Kami ingin membangun kesadaran kritis pemuda. Kesiapan pemuda hari ini akan menentukan arah bangsa di masa depan," ungkapnya.

Baca juga: Status Tersangka Mahasiswa yang Terlibat Demo Anarkis Awal September Lalu Dibatalkan

Panggung Ekspresi

Kegiatan ini tidak hanya diisi upacara. Sehari sebelumnya, tepatnya Senin malam, 27 Oktober 2025, area perkemahan telah dipenuhi dengan aktivitas reflektif. Malam tersebut menjadi panggung ekspresi bebas. 

Perwakilan organisasi menampilkan kreasi seni mulai dari puisi, monolog, teater, tarian daerah, hingga orasi ilmiah yang menggugah.

Sebagai upaya untuk memperkuat perspektif dan persatuan, rangkaian acara juga mencakup diskusi terbuka yang tajam. 

Pertukaran pandangan dan argumentasi yang konstruktif dari berbagai organisasi ini bertujuan untuk memetakan sejumlah persoalan kebangsaan dan menemukan titik temu pemikiran demi menjaga keutuhan bangsa.

“Semalam kami sudah melakukan beberapa kegiatan sebagai pengantar puncak pering hari ini," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU