DKN dan Pemkab Gorontalo Gelar Rapat Teknis Peran Saka Nasional 2025: Sarpras Sudah 80 Persen
GORONTALO – Persiapan kegiatan Peran Saka Nasional 2025 di Gorontalo terus dimatangkan.
Terbaru, perwakilan Dewan Kerja Nasional menggelar rapat bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Senin, 29 September 2025.
Rapat berlangsung di Ruang Upango Badan Keuangan Kabupaten Gorontalo dan dipimpin oleh Asisten III Setda Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome.
Baca juga: Imunisasi Baduta di Gorontalo Capai 71,5 Persen, Masuk 10 Daerah Tertinggi Nasional Tahun 2024
Haris menyampaikan bahwa rapat ini menjadi bagian penting untuk menyatukan langkah dan memastikan kesiapan bersama.
Ia menegaskan, pemerintah daerah mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap seluruh persiapan dapat selesai tepat waktu agar acara berjalan sukses.
“Melalui rapat ini kita ingin memastikan koordinasi antarinstansi berjalan baik, sehingga segala kebutuhan teknis bisa ditangani dengan tepat waktu dan sesuai rencana,” ujar Haris.
Baca juga: Festival HACF 2025: Pameran UMKM hingga Perayaan Kopi Gorontalo
Faturrahman, pengurus Dewan Kerja Nasional yang turut hadir, menyambut baik kesiapan pemerintah Kabupaten Gorontalo sebagai tuan rumah.
Dalam rapat tersebut, kata Faturrahman, ada beberapa poin penting yang dibahas. Di antaranya soal transportasi dan keamanan.
Menurutnya, pengaturan jalur transportasi akan ditangani oleh Dinas Perhubungan, sementara pengamanan akan didukung oleh Satpol PP.
Baca juga: Budi Waseso: Buper Bongohulawa Siap Gelar Peran Saka Nasional 2025, tapi Ada Koreksi Kecil
"Secara umum pemerintah siap mendukung kegiatan ini. Untuk pengaturan jalur transportasi akan diatur oleh dinas perhubungan, kemudian untuk pengamanan akan diatur oleh Satpol PP," ujarnya.
Hasil rapat teknis ini nantinya akan ditindaklanjuti oleh sangga kerja untuk memastikan seluruh kebutuhan kegiatan Peran Saka Nasional 2025 dapat terselesaikan tepat waktu.
"Nanti hasil rapat ini akan ditindaklanjuti oleh sangga kerja," katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan progres sarana dan prasarana (sarpras) di Bumi Perkemahan Bongohulawa sudah mencapai 80 persen.
“Pekan depan mudah-mudahan progresnya bertambah lagi,” ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan