Senin, 04 AGUSTUS 2025 • 13:17 WIB

Puluhan Driver Maxim Demo di Kantor Gubernur Gorontalo

Author

Puluhan driver maxim menggelar demo di kantor Gubernur Gorontalo (Gorontalo zone)

GORONTALO - Puluhan driver maxim menggelar demo di Kantor Gubernur Gorontalo, Senin, 4 Agustus 2025.

Massa aksi disambut Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Gorontalo, Jamal Ngaro.

Anwar Yusuf, salah satu orator dalam aksi ini bilang ada sejumlah tuntutan yang mereka sampaikan.

Baca juga: Wanita Muda di Gorontalo Ditangkap Usai Diduga Curi Tas Polisi di Masjid

Salah satunya terkait keberadaan koperasi mitra aplikator yang dinilai memberatkan driver.

Para driver diwajibkan mendaftar ke koperasi tersebut dengan biaya Rp1.5 juta.

Padahal, kata Anwar, sebelumnya ada koperasi calon mitra aplikator dengan biaya pendaftaran lebih murah.

Baca juga: Haris Tome Dilantik Sebagai Ketua Pimsaka Bahari Kabgor, Ini Susunan Pengurusnya

Namun, kerja sama itu batal, dan aplikator lebih memilih bekerja sama dengan koperasi yang menerapkan biaya pendaftaran lebih besar.

Lebih disayangkan lagi, penerapan biaya pendaftaran ini tidak disosialisasikan lebih dulu kepada driver.

Bahkan driver yang tidak mendaftar akunjya bisa dinonaktifkan.

"Selang dua hari tidak jadi kerja samanya. Dia [aplikator] kerja sama dengan koperasi yang tarifnya mahal, dan yang berikan rekomendasi [dinas] perhubungan," kata Anwar.

Selain itu, mereka juga menuntut kejelasan pemasangan stiker maxim di kendaraan driver.

Anwar bilang selama ini tidak ada kontrak tertulis antara driver dengan aplikator soal pemasangan stiker tersebut.

Lewat aksi ini Anwar dkk. menuntut ada kontrak dan pajak yang jelas.

"Stiker full branding di mobil driver itu punya pajak atau tidak? Kita mau full branding asal ada kontraknnya dulu dan berapa komisinya. Berapapun besarannya kita tidak masalah, tapi harus ada kontrak," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa selama ini ada kesenjangan antara driver yang memasang stiker dengan tidak. 

"Kalau kita tidak tempel ini, kita tidak diprioritaskan dapat orderan. Aplikasi seperti mengkotak-kotakkan driver," sambungnya.

Sampai dengan saat ini demo masih berlangsung.

Massa aksi meminta gubernur atau wakil gunernur untuk menemui mereka.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU