10 Fakta Menarik Tentang Iptu Dr. Iswan Brandes: dari 13 Gelar, IPK 4.0, hingga Wisudawan Terbaik
GORONTALO - Tidak banyak yang tahu bahwa di balik kesibukan sebagai aparat penegak hukum, seorang perwira polisi di Gorontalo berhasil menorehkan prestasi luar biasa di bidang pendidikan.
Dialah Iptu Dr. Iswan Brandes, sosok inspiratif yang kini mengabdi di Biro SDM Polda Gorontalo.
Sosok Iptu Iswan Brandes adalah contoh nyata bahwa profesi dan pendidikan bisa berjalan beriringan, bahkan saling menguatkan.
Ia adalah inspirasi bahwa belajar tidak pernah mengenal kata terlambat dan ilmu adalah bekal terbaik dalam pengabdian.
Baca juga: Hari Bhayangkara ke-79: Tiga Jurnalis Terima Penghargaan dari Kapolres Gorontalo
Berikut 10 fakta menarik tentang perjalanan hidup dan prestasinya:
1. Memiliki 13 Gelar Akademik dan Profesi
Nama lengkapnya cukup panjang dan penuh makna: Iptu Dr. Iswan Brandes, S.Pd.I, M.Di, M.M, M.K.M, CPHR, CBA, CPM, C.PS, C.GMC, C.TMP, C.HL, C.MTr.
Gelar-gelar tersebut mencerminkan perpaduan antara keilmuan akademik dan keahlian profesional yang luar biasa.
Baca juga: Pemuda di Gorontalo Curi Motor Teman Sendiri, Lalu Dijual Seharga Hp Android
2. Lahir dan Besar di Gorontalo
Iswan Brandes lahir di Gorontalo pada 5 Mei 1985. Ia dikenal sebagai sosok yang tekun dan konsisten dalam menempuh pendidikan, bahkan di tengah padatnya tugas sebagai anggota Polri.
3. Memulai Karier di Brimob hingga Jadi Ajudan Kapolda
Masuk sebagai anggota Polri pada 1 Juli 2004, ia mengawali pengabdiannya di satuan Brimob selama 14 tahun, kemudian dipercaya menjadi ajudan Kapolda selama tujuh tahun, dan pernah juga bertugas sebagai ajudan Walikota.
4. Penerima Penghargaan dari Kapolda hingga Kapolri
Dedikasinya di dunia kepolisian mendapat apresiasi tinggi. Ia menerima penghargaan dari Kapolda pada tahun 2020 danb penghargaan dari Kapolri pada tahun 2024 atas kontribusinya yang signifikan.
5. Lulus Cumlaude Berkali-kali
Prestasi akademiknya membanggakan. Ia lulus dengan predikat cumlaude tiga kali: dua kali saat menempuh studi S2, dan sekali saat S3.
Tak hanya itu, saat mengambil Magister Kesehatan di Universitas Gorontalo pada Juli 2023, ia berhasil meraih IPK sempurna, yaitu 4,0.
6. Tiga Gelar S2 dan Satu Gelar Doktor
Sebelum lulus dari program Magister Kesehatan, ia telah menyelesaikan S2 di bidang Manajemen dengan IPK 3,98, dan meraih gelar doktor (S3) dalam bidang Administrasi Publik dengan IPK 3,92 dan predikat cumlaude.
7. Tiga Kali Jadi Wisudawan Terbaik
Rekam jejak akademiknya mencatatkan tiga penghargaan sebagai lulusan terbaik, yaitu:
- Wisudawan terbaik 2023 di Magister Manajemen Universitas Gorontalo
- Wisudawan terbaik 2023 pada program Doktor di Universitas Negeri Gorontalo (UNG)
- Wisudawan terbaik 2025 di Magister Kesehatan UNG.
Baca juga: Kota Gorontalo Terapkan Aturan Satu Jam Tanpa Gadget Bagi Orang Tua dan Siswa
8. Wasit Nasional Cabang Olahraga Kurash
Tak hanya di dunia akademik, Iptu Brandes juga berprestasi di bidang olahraga. Ia adalah satu-satunya wasit lisensi nasional cabang Kurash di Gorontalo, dan bertugas pada ajang PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024.
9. Aktif dalam Pengembangan SDM dan Beladiri
Selain sebagai penguji beladiri, ia juga berperan sebagai penguji kemampuan jasmani dan antropometrik.
Sertifikasi profesi yang ia miliki menunjukkan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia, khususnya di lingkungan Polri.
10. Menginspirasi Banyak Orang Lewat Komitmennya Menuntut Ilmu
Iptu Brandes menjelaskan bahwa alasan ia terus menempuh pendidikan adalah untuk membuktikan bahwa segala sesuatu bisa dicapai jika mampu membagi waktu dengan baik.
“Tantangannya ada, mengatur waktu yang terkadang tabrakan dengan tugas pokok sebagai perwira Polri, serta harus berani kehilangan waktu libur Sabtu dan Minggu untuk menggantikan pelajaran yang terlewatkan, jika ada waktu tugas kantor,” ungkapnya.
Ia memanfaatkan setiap waktu luang untuk konsultasi dengan dosen, menyelesaikan tugas, dan tetap hadir di perkuliahan walau hanya sebentar.
“Pada prinsipnya tidak mengorbankan tugas pokok dan tidak mengabaikan jadwal kuliah dengan memanfaatkan waktu sebaik mungkin. Membagi waktu antara tugas pokok dan kuliah dapat menjadi tantangan, tetapi dengan perencanaan yang baik, kamu dapat mengelola waktu dengan efektif,” pungkas Iptu Brandes.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dulohupa