Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 30 MEI 2026 • 11:02 WIB

Kilas Balik Sejarah Hari Lahir Pancasila: Menelusuri Akar Fondasi Pemersatu Bangsa

Kilas Balik Sejarah Hari Lahir Pancasila: Menelusuri Akar Fondasi Pemersatu BangsaKilas balik sejarah lahirnya Pancasila (Istimewa)

GORONTALO — Setiap tanggal 1 Juni, bangsa Indonesia memperingati salah satu momentum paling krusial dalam sejarah berdirinya negara, yaitu Hari Lahir Pancasila

Berdasarkan keputusan resmi yang tertuang dalam Keppres Nomor 24 Tahun 2016, hari bersejarah ini ditetapkan sebagai pengingat akan proses panjang perumusan ideologi nasional.

Titik awal penetapan tanggal ini berakar kuat pada rangkaian sidang Dokuritsu Junbi Cosakai atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) yang tengah berupaya merancang fondasi dasar bagi Indonesia merdeka.

Baca juga: 8 Karakteristik Utama Seseorang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi Menurut Tinjauan Psikologi

Kilas Balik Sidang BPUPKI dan Pidato Fenomenal Bung Karno

Perjalanan merajut dasar negara ini dimulai ketika BPUPKI menyelenggarakan sidang perdananya pada tanggal 29 Mei 1945. 

Dalam forum tersebut, para anggota dewan berkumpul untuk bertukar pikiran mengenai asas-asas utama yang layak menopang kedaulatan Indonesia ke depan.

Puncaknya terjadi pada kelanjutan sidang tanggal 1 Juni 1945. Pada momen krusial inilah, Ir. Soekarno berdiri memaparkan pemikiran mendalamnya mengenai konsep awal ideologi negara. 

Baca juga: Gorontalo Terbaik 1 Pengendalian Inflasi se-Sulawesi, Terima Insentif Rp3 Miliar

Pidato yang disampaikan secara spontan dan aklamasi tersebut pada mulanya tidak memiliki judul resmi. 

Istilah lahirnya Pancasila baru disematkan kemudian hari oleh mantan Ketua BPUPKI, Dr. Radjiman Wedyodiningrat, dalam kata pengantar sebuah buku yang membukukan naskah pidato historis tersebut.

Secara harfiah, nama yang diusulkan Bung Karno bersumber dari bahasa Sanskerta. Panca berarti lima dan Sila bermakna prinsip atau asas. 

Baca juga: 10 Rekomendasi Wisata di Gorontalo yang Pas untuk Liburan Akhir Pekan

Di hadapan para peserta sidang, Bung Karno menguraikan lima gagasan awal dasar negara yang susunannya kala itu meliputi:

  • 1. Sila pertama: Kebangsaan
  • 2. Sila kedua: Internasionalisme atau Perikemanusiaan
  • 3. Sila ketiga: Demokrasi
  • 4. Sila keempat: Keadilan sosial
  • 5. Sila kelima: Ketuhanan yang Maha Esa

Peran Panitia Sembilan Hingga Pengesahan Konstitusional

Guna mematangkan draf awal tersebut serta menyusun rancangan Undang-Undang Dasar yang selaras dengan kelima asas pokok di atas, BPUPKI merespons dengan membentuk tim kecil yang dikenal sebagai Panitia Sembilan. 

Kelompok kerja ini berisikan sembilan tokoh bangsa, yakni Ir. Soekarno, Mohammad Hatta, Abikoesno Tjokroseojoso, Agus Salim, Wahid Hasjim, Mohammad Yamin, Abdul Kahar Muzakir, Mr. AA Maramis, dan Achmad Soebardjo.

Melalui dinamika politik dan serangkaian musyawarah yang intens, rumusan final ideologi ini akhirnya mencapai kesepakatan yuridis.

Pancasila secara konstitusional resmi disahkan dalam Sidang PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. 

Forum tertinggi tersebut menyepakati bahwa Pancasila secara sah dicantumkan ke dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara Republik Indonesia yang berdaulat.

Memaknai Nilai luhur Pancasila dalam Kehidupan Modern

Peringatan tahunan ini sejatinya tidak boleh berhenti pada seremonial atau sekadar mengingat catatan kronologi masa lalu. 

Hari Lahir Pancasila harus diresapi sebagai momentum sakral untuk menghormati dan mengapresiasi dedikasi serta visi besar para pendiri bangsa. 

Sebagai generasi penerus, masyarakat dituntut untuk menjadikan Pancasila sebagai panduan utama dalam bersikap dan bertingkah laku di tengah ruang sosial.

Sebagai kristalisasi nilai yang digali langsung dari bumi nusantara, Pancasila merupakan karunia luar biasa dari Tuhan Yang Maha Esa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kilas Balik Sejarah Hari Lahir Pancasila: Menelusuri Akar Fondasi Pemersatu Bangsa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!