GORONTALO – Ustaz Abdul Somad (UAS) menilai program Navigasi Iman yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Gorontalo sebagai langkah positif dalam memperkuat moral aparatur dan masyarakat.
Program ini disebutnya memiliki nilai pembinaan spiritual yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Penilaian tersebut disampaikan UAS saat memberikan ceramah agama dalam kegiatan Navigasi Iman Pemkab Gorontalo pada Jumat, 24 Oktober 2025 kemarin.
Baca juga: Update Kasus Tewasnya Mahasiswa Asal Muna Usai Diksa Mapala di Gorontalo
UAS menilai, pembinaan keagamaan di lingkungan pemerintahan merupakan “investasi moral” yang hasilnya akan berdampak luas bagi bangsa.
"Program ini bukan hanya ibadah, tapi investasi moral bangsa," kata UAS.
Ia juga mengingatkan masyarakat Gorontalo agar turut mengambil peran aktif dalam menjalankan nilai-nilai yang terkandung dalam program tersebut.
Baca juga: Satpol PP Kota Gorontalo Gerebek Kos dan Penginapan, Temukan Pasangan Ilegal Tanpa Busana
"Navigasi iman lahir di Kabupaten Gorontalo. Jangan sampai orang lain yang menikmati manfaatnya sementara masyarakatnya sendiri tidak berubah," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi menyebut kehadiran UAS menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus menanamkan nilai religius dalam sistem birokrasi.
Ia mengatakan, kegiatan dakwah seperti ini mampu memperkuat semangat pelayanan publik yang berintegritas.
Baca juga: 5 Ciri Mental Mandek: Sibuk Nyalahin Dunia, Lupa Upgrade Diri
"Beliau [UAS] datang bukan hanya sekadar berdakwah, tapi juga meneguhkan nilai-nilai spritual dalam pemerintahan dan pelayanan publik," kata Sofyan.
Program Navigasi Iman sendiri merupakan kegiatan rutin setiap Jumat pagi yang diikuti aparatur sipil negara, aparat desa, dan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Gorontalo