Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 30 SEPTEMBER 2025 • 14:55 WIB

Permahi dan Universitas Gorontalo Gelar Dialog Publik Kupas Isu Keterbukaan Informasi

Permahi dan Universitas Gorontalo Gelar Dialog Publik Kupas Isu Keterbukaan InformasiDialog Publik dengan tema keterbukaan informasi yang digelar Permahi dan Universitas Gorontalo (HO/Beju)

GORONTALOUniversitas Gorontalo bersama Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Gorontalo menggelar dialog publik bertema Keterbukaan Informasi Publik dalam Mencegah Manipulasi Dokumen Pejabat Pemerintah

Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Universitas Gorontalo, Selasa, 30 September 2025.

Penjabat Rektor Universitas Gorontalo, Rivai Ali, menyebut keterbukaan informasi publik masih menjadi isu yang relevan untuk terus dibahas. 

Baca juga: Proyek Kampung Nelayan Kota Gorontalo Diduga Dihalangi Ormas, Begini Kata Adhan Dambea

Ia menyinggung data Komisi Informasi Pusat (KIP) yang dirilis Agustus lalu, soal indeks keterbukaan informasi publik nasional berada di angka 75 persen, sementara Provinsi Gorontalo mencatat 73 persen.

“Angka ini memang sedikit di bawah rata-rata nasional, tetapi ada perubahan dari 2021 sampai 2024," katanya. 

"Harapan kami ke depan keterbukaan informasi publik bisa menjadi kesadaran bersama bagi semua pihak untuk menyediakan data dan informasi yang lebih terbuka," sambungnya.

Baca juga: Visum Jenazah Mahasiswa FIS UNG Sudah di Tangan Polisi, Pihak Kampus Bakal Diperiksa

Rivai juga menyoroti adanya perbedaan tafsir regulasi antarinstansi terkait KIP, yang menurutnya menjadi salah satu tantangan utama. 

“Melalui momentum dialog ini, kami berharap dapat memperluas pemahaman, sekaligus memperkuat komitmen Universitas Gorontalo sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan yang terbuka terhadap gagasan kritis dan konstruktif,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPC Permahi Gorontalo, Sahrul Lakoro, menegaskan bahwa kegiatan tersebut digagas sebagai bentuk respon terhadap dinamika keterbukaan informasi publik, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Kegiatan ini kami inisiasi untuk menjawab tantangan sekaligus melahirkan solusi terkait berbagai masalah yang sedang berkembang hari ini," ungkap Sahrul. 

"Permahi berkomitmen untuk terus mengawal isu keterbukaan informasi publik, termasuk dalam kasus-kasus nasional maupun lokal,” sambungnya.

Dialog publik ini menghadirkan sejumlah narasumber, salah satunya Prof Nyawi Ahmad, Departemen Ilmu Komunikasi fisipol UGM. Kegiatan ini diikuti oleh civitas akademika Universitas Gorontalo.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Permahi dan Universitas Gorontalo Gelar Dialog Publik Kupas Isu Keterbukaan Informasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!