Senin, 23 FEBRUARI 2026 • 18:57 WIB

Pasar Senggol Kota Gorontalo 2026 Digelar Lebih Awal, Penataan Lapak Mulai Disiapkan

Author

Pengukurqn lokasi pasar senggol Kota Gorontalo pada Ramadan tahun 2026 (Humas Pemkot Gorontalo)

GORONTALO – Kabar gembira bagi masyarakat yang menantikan semarak belanja menjelang Idulfitri. 

Pasar Senggol di Kota Gorontalo dipastikan akan menyapa lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. 

Persiapan matang sudah terlihat sejak Minggu, 22 Februari 2026 malam. Petugas mulai melakukan pengukuran lapak di kawasan pusat perdagangan.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Wilayah Gorontalo Hari ke-6 Ramadan, Selasa 24 Februari 2026

Langkah percepatan ini diambil untuk memastikan pengaturan pedagang lebih matang dan meminimalisir kesemrawutan yang sering terjadi pada tahun-tahun lalu.

Pemetaan di Lima Titik Strategis

Proses pengukuran kali ini difokuskan pada dua kelurahan di wilayah Kecamatan Kota Selatan. 

Terdapat lima titik utama yang akan menjadi pusat keramaian.

Baca juga: KPID Provinsi Gorontalo Periode 2026-2029 Resmi Dilantik

Pertama, di Kelurahan Biawao meliputi Jalan MT Haryono, Jalan Sutoyo, Jalan S Parman, dan Jalan Suprapto.

Kedua, Kelurahan Limba B, yang fokus pada area Jalan Imam Bonjol.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perdagin) Kota Gorontalo, Haryono Suronoto, turun langsung memastikan proses pemetaan ruang bagi para pedagang berjalan sesuai rencana.

Baca juga: Resmikan Hibah Bus, Bupati Gorontalo Perkuat Akses Transportasi Daerah

“Penataan ini harus jelas dari awal. Setiap pedagang akan menempati ruang sesuai ukuran yang sudah ditetapkan, sehingga tidak ada saling klaim atau perluasan lapak di luar ketentuan,” ujar Haryono.

Ia menegaskan bahwa keseragaman ukuran adalah kunci utama agar akses bagi pengunjung tetap memadai dan aktivitas ekonomi tidak mengganggu ketertiban umum.

Fokus Kebersihan dan Keamanan

Selain masalah tata ruang, Pemerintah Kota Gorontalo juga menaruh perhatian serius pada dampak lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Lukman Kasim, yang turut hadir dalam pengukuran tersebut menyatakan kesiapan timnya dalam mengelola volume sampah yang diprediksi meningkat.

"Kami akan siapkan pola pengangkutan rutin agar tidak terjadi penumpukan. Pedagang juga diharapkan ikut menjaga kebersihan di sekitar lapaknya,” ujar Lukman.

Demi menjamin keamanan dan kelancaran proses persiapan, kegiatan ini dikawal ketat oleh personil Satpol PP serta unsur kepolisian dari Intelkam dan Reskrim Polresta Gorontalo Kota. 

Dengan dimulainya pengukuran lebih awal, diharapkan para pengelola memiliki waktu lebih panjang untuk melakukan evaluasi sebelum Pasar Senggol resmi dibuka untuk publik pada Ramadan tahun ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Gorontalo

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU