Senin, 22 DESEMBER 2025 • 12:05 WIB

Gubernur Gorontalo Perketat Izin Jalan Jelang Nataru: Sopir Harus Tes Narkoba

Author

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, tinjau posko Nataru 2025 di terminal bus Isimu, dan Bandara Jalaludin (Humas Pemprov Gorontalo)

GORONTALO – Jelang puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Pemerintah Provinsi Gorontalo tidak main-main soal keselamatan penumpang. 

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menginstruksikan pemeriksaan ketat terhadap awak angkutan umum.

Ketegasan ini disampaikan Gusnar saat memimpin inspeksi mendadak bersama jajaran Forkopimda di Terminal Isimu dan Bandara Djalaluddin, Senin, 22 Desemver 2025.

Baca juga: BMKG: Gorontalo Berpotensi Hujan Sedang Jelang Natal, Warga Diimbau Waspada

Dalam tinjauan tersebut, Gusnar tidak hanya memeriksa kelaikan fisik kendaraan (ramp check), tetapi juga kondisi fisik dan mental pengemudi.

Ia mewajibkan seluruh sopir menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh guna meminimalisir risiko kecelakaan akibat kelalaian manusia.

“Tadi kami mengecek terminal untuk kelayakan kendaraan dan yang paling penting disitu tes kesehatan driver sebelum berkendara, termasuk tes narkoba," kata Gusnar.

Baca juga: 20 Ucapan Hari Ibu Paling Menyentuh Hati untuk Status WA dan Caption Instagram

"Itu harus kami perketat karena ini menyangkut konsentrasi driver dalam mengemudi,” tegas Gusnar.

Pantauan Cuaca dan Harga Tiket

Selain faktor armada, aspek cuaca juga menjadi perhatian serius. 

Berdasarkan koordinasi dengan posko terpadu, kondisi atmosfer di Gorontalo diprediksi bersahabat selama sepekan ke depan. 

Meski demikian, pemantauan real-time tetap dilakukan.

Baca juga: Pemerintah Kota Gorontalo Bawa Bantuan Ratusan Juta ke Sumatera

“Kami mengecek data-data cuaca, itu sangat menentukan dalam penyelenggaraan transportasi baik darat, laut maupun udara," ujar Gusnar. 

"Cuacanya relatif bagus kurang lebih satu minggu kedepan akan ada data yang menggambarkan hal itu dan ini tiap hari dimonitor setiap enam jam dan itu akan terus dikomunikasikan ke tiap posko,” jelasnya.

Di sisi lain, Gusnar membawa kabar gembira bagi pengguna transportasi udara. 

Di tengah tingginya permintaan, harga tiket pesawat dari dan ke Gorontalo justru mengalami penurunan sekitar 13 persen. 

Gusnar telah meminta pihak maskapai untuk konsisten menjaga stabilitas harga ini demi kenyamanan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Gorontalo

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU