GORONTALO – Masjid Agung Baiturahman Limboto menjadi lokasi peringatan HUT Kabupaten Gorontalo ke-352, Senin malam, 24 November 25.
Bukan dengan pesta pora, Pemerintah Kabupaten Gorontalo memilih jalan spiritual dalam memaknai pertambahan usia daerah yang kini menginjak angka 352 tahun.
Gema zikir, lantunan doa, dan tausiah agama mengisi ruang-ruang masjid, dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga tokoh adat dan agama yang berbaur menjadi satu.
Baca juga: Edisi Spesial Hari Guru Nasional: Kumpulan Ucapan Terima Kasih untuk Berbagai Tipe Guru
Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo,Sugondo Makmur, yang hadir merepresentasikan pemerintah daerah, mengajak seluruh jamaah untuk merenung.
Baginya, angka 352 tahun bukan sekadar durasi waktu, melainkan jejak panjang perubahan yang telah dilalui Kabupaten Gorontalo.
Ia menekankan bahwa fondasi utama dalam menghadapi perubahan tersebut bukanlah kekuatan fisik semata, melainkan kekuatan spiritual.
Baca juga: Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Gorontalo Naik di Bulan Agustus 2025
“Di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, membangun daerah ini diletakkan pada sebuah titik keyakinan membangun yang ditandai dengan navigasi iman,” ujar Sugondo di hadapan para jamaah.
Lebih jauh, Sugondo menggambarkan filosofi kepemimpinan daerah saat ini yang menitikberatkan pada keselamatan dunia dan akhirat.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata bergantung pada kepiawaian diplomasi manusia, tetapi pada sandaran vertikal kepada Sang Pencipta.
“Tidak pada lobby-lobby, tapi diletakkan pada doa dan hidayah dikucurkan oleh Allah SWT,” tegasnya.
Malam pergantian usia daerah ini ditutup dengan harapan kolektif. Rangkaian ibadah yang dimulai sejak salat Magrib hingga Isya berjamaah tersebut menjadi simbol komitmen daerah untuk terus menjaga nyala api keimanan.
“Ini sebagai pencerahan iman dan takwa agar senantiasa terus berdoa. Kita mohon agar keselamatan daerah ini tetap aman, sejahtera, dan damai,” tutup Sugondo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Gorontalo