GORONTALO — Jepang terpaksa harus meninggalkan panggung Piala Dunia 2026 di fase 32 besar.
Brasil menjadi tim yang sukses menghentikan laju salah satu tim terkuat asal Benua Asia ini.
Brasil dan Jepang bersua di Stadion Houston, TX, Amerika Serikat, Senin (29/6/2026).
Baca juga: 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Vs Jepang 2-1, Tim Samba Comeback Dramatis
Duel yang berlangsung dramatis itu berakhir dengan skor 2-1. Jepang sempat unggul lebih dulu sebelum kena comeback Brasil di ujung laga.
Setelah Jepang tersingkir, kini wakil Asia di Piala Dunia 2026 tersisa Australia.
Dari 9 Tim Tersisa Satu Tim
Format Piala Dunia 2026 berbeda dari edisi-edisi sebelumnya. Di edisi 2026, jumlah kontestan bertambah dari 32 menjadi 48 tim.
Baca juga: Salah Satunya Mario Kempes, Ini 19 Alumnus Piala Dunia yang Pernah Main di Liga Indonesia
Wakil masing-masing zona pun ikut bertambah. Sebelum ini, wakil Asia hanya 4-5 tim saja, tidak termasuk tuan rumah.
Namun, di edisi 2026, Asia mendapat kuota 9 tim. 9 tim itu adalah Australia, Iran, Irak, Jepang, Qatar, Korea Selatan, Arab Saudi, Uzbekistan, dan Yordania.
Dari total 9 negara tersebut, hanya tersisa 2 wakil Asia yang berhasil melaju ke babak 32 besar. Keduanya adalah Jepang dan Australia.
Sementara itu, 7 tim Asia lainnya harus terhenti di fase penyisihan grup.
Jepang berhasil lolos ke fase 32 besar setelah finish sebagai runner-up Grup F, sementara Australia runner up Grup D.
Pertanyaan saat ini apakah Australia mampu melaju ke fase 16 besar atau malah mengikuti jejak Jepang?
Lawan Mesir
Lawan Australia di fase 32 besar tidak seberat Jepang, yang bersua Brasil, tim tersukses sepanjang Piala Dunia.
Australia akan bersua Mesir. Di peringkat FIFA, kedua tim hanya terpaut satu tangga. Australia di peringkat 27 dunia, sementara Mesir peringkat 29.
Menariknya, pertandingan ini akan menjadi yang pertama bagi kedua tim di Piala Dunia.
Sejauh ini, kedua tim baru berua dua kali. Pertandingan pertama dimenangkan Australia dengan skor 4-3 lewat adu penalti terjadi pada Piala Presiden di Seoul tahun 1987.
Pertemuan kedua terjadi pada pertandingan persahabatan tahun 2010. Ketika itu Mesir menang dengan skor telak 3-0.
Pada pertandingan dijadwalkan tanggal 3 Juli 2026 nanti, Mesir sedikit diunggulkan dengan probabilitas menang 39,0 persen berbanding Australia 28,9 persen.
Aurlstralia mungkin bisa sedikit bernafas legah menyusul kondisi Mohamed Salah yang meragukan akibat cedera kaki kiri saat melawan Iran di fase grup.
Melihat histori pertemuan dan peringkat FIFA kedua tim, ada kemungkinan laga ini akan berlangsung ketat, hingga berpotensi sampai babak tambahan atau adu penalti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber