GORONTALO — Provinsi Gorontalo selalu memiliki daya tarik strategis di mata para pemimpin tertinggi Indonesia.
Sepanjang sejarah, wilayah yang dikenal dengan julukan Serambi Madinah ini telah berulang kali disambangi oleh para Presiden RI.
Berikut ini daftar Presiden RI yang bernah berkunjung ke Gorontalo sejak era pasca-kemerdekaan hingga reformasi.
Baca juga: Bupati Gorontalo Hadiri Rapat Final Peresmian Proyek Jalan Inpres Bersama Presiden RI
Era Bung Karno: Pendaratan Bersejarah di Danau Limboto
Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, tercatat pernah menapakkan kakinya di tanah Gorontalo sebanyak dua kali pada dekade 1950-an.
Pada kunjungan perdana di awal dekade tersebut, Bung Karno bersama Ibu Fatmawati melakukan pendaratan yang sangat ikonik langsung di atas permukaan Danau Limboto menggunakan pesawat amfibi jenis Catalina.
Selanjutnya, Soekarno kembali datang pada 1 Oktober 1957 melalui jalur udara di Bandara Tolotio—yang kini bertransformasi menjadi Bandara Djalaluddin.
Baca juga: Waspada! Ini 3 Tanda Terselubung Seseorang Diam-Diam Menganggap Anda sebagai Saingan Berat
Kunjungannya saat itu bertepatan degan situasi pergolakan Permesta yang sedang melanda kawasan Sulawesi.
Era Pak Harto: Fokus pada Isu Lingkungan dan Sosial
Selama masa kepemimpinannya, Presiden Soeharto juga menorehkan catatan dua kali kunjungan kerja resmi ke wilayah Gorontalo.
Pak Harto pertama kali datang menyapa masyarakat Gorontalo pada 27 Oktober 1967 ketika beliau masih mengemban mandat resmi sebagai Pejabat Presiden RI.
Baca juga: Surga Bawah Laut! Ini Spot Scuba Diving dan Freediving Terbaik di Gorontalo
Kunjungan keduanya baru berlangsung pada 24 Desember 1992 yang berpusat di Desa Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo.
Soeharto datang ke Gorontalo untuk membuka puncak peringatan Pekan Penghijauan Nasional sekaligus Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN).
SBY dan Aksi Spontan Naik Bentor
Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menorehkan catatan sejarah tersendiri saat melakukan kunjungan kerja resmi dan massal ke Provinsi Gorontalo pada Jumat malam, 22 Juli 2005.
Kehadiran SBY bersama Ibu Ani Yudhoyono di Gorontalo kala itu bertujuan untuk membuka secara langsung acara Seleksi Tilawatil Qur'an Nasional (STQN) XVIII.
Salah satu momen paling ikonik yang terus diingat oleh warga setempat hingga kini adalah ketika SBY secara spontan mencoba menaiki Bentor (Becak Motor) dari Gedung Serbaguna menuju rumah dinas Gubernur.
Kunjungan Singkat dan Padat Pesan Penting dari Gus Dur
Presiden KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sempat melangsungkan kunjungan kerja yang terbilang singkat di Gorontalo pada tanggal 17 Juli 2001.
Dalam lawatan maraton selama tiga jam tersebut, Gus Dur yang didampingi Ibu Negara Sinta Nuriyah serta jajaran menteri kabinet, menyerap aspirasi lokal terkait proyek perluasan bandara, pembangunan waduk Dumbaya Bulan, hingga peningkatan mutu pendidikan.
Selain itu, beliau juga menitipkan pesan mendalam kepada warga setempat untuk senantiasa menjaga kelestarian hutan demi memitigasi risiko bencana banjir dan erosi di daerah.
Langkah Masif Joko Widodo Selama Empat Periode Kunjungan
Joko Widodo menjadi salah satu Presiden RI yang paling sering mengunjungi Gorontalo, dengan total empat kali agenda kerja sepanjang masa jabatannya.
Jokowi mengawali langkahnya pada Desember 2014 untuk mencanangkan pembangunan Gorontalo Outer Ring Road (GORR), lalu kembali pada Juni 2016 untuk meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Paguat di Kabupaten Pohuwato.
Kunjungan ketiga berlanjut pada Maret 2019 untuk meninjau Pasar Sentral Kota Gorontalo, melakukan panen raya jagung, serta membagikan Kartu Indonesia Pintar.
Kunjungan terakhir Jokowi ke Gorontalo terjadi pada April 2024 saat beliau meresmikan Bandara Panua Pohuwato dan mengecek realisasi program Inpres Jalan Daerah.
Kiprah Presiden Prabowo Subianto di Tahun 2026
Presiden Prabowo Subianto juga mengukuhkan perhatiannya pada kemajuan Gorontalo lewat agenda kunjungan yang intensif pada tahun 2026 ini.
Pada kunjungan pertamanya beberapa waktu lalu, Prabowo memulai langkah di Gorontalo dengan meresmikan fasilitas pemukiman Kampung Nelayan Merah Putih di area Kota Gorontalo.
Kini, Kepala Negara dijadwalkan kembali mendarat untuk kedua kalinya guna mengawal prosesi penutupan agenda nasional berskala besar, Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS) XVII.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber