Sabtu, 06 JUNI 2026 • 09:39 WIB

Puji-pujian untuk Mathew Baker, Debutan Termuda dalam Sejarah Timnas Indonesia Senior

Author

Mathew Baker jadi debutan termuda sepanjang sejarah Timnas Indonesia (Timnas Indonesia)

GORONTALO — Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi saksi lahirnya sejarah baru bagi Timnas Indonesia pada Jumat (5//6/2026). 

Mathew Baker, resmi mencatatkan rekor sebagai pemain paling muda yang pernah memperkuat tim nasional senior.

Pesepak bola yang sebelumnya ikut mengawal Indonesia di ajang Piala Dunia U-17 2025 ini turun sebagai pemain pengganti keenam. 

Baca juga: Timnas Indonesia Libas Oman 3-0: Debut Manis Mathew Baker dan Aksi Gemilang Emil Audero

Ia resmi menginjakkan kaki di rumput lapangan pada menit ke-80 untuk menggantikan, Rizky Ridho.

Turun di usia yang baru menginjak 17 tahun 23 hari membuat penggawa Melbourne City FC ini langsung memecahkan rekor nasional. 

Catatan tersebut sukses melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh striker muda, Arkhan Kaka, pada tahun 2024 lalu.

Baca juga: Skenario Kelolosan Timnas Indonesia U-19 Menuju Fase Gugur Piala AFF 2026

Sebelum rekor ini pecah, Arkhan Kaka menjadi debutan termuda saat dipercaya Shin Tae-yong bermain melawan Myanmar pada 2024. 

Kala itu, Arkhan melakoni debut seniornya dalam usia 17 tahun 3 bulan 7 hari.

Kehadiran Mathew di lapangan hijau pun langsung disambut dengan unggahan penuh apresiasi di akun resmi tim nasional. 

Baca juga: Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Sikat Timor Leste 3-0, Garuda Muda Terus Bayangi Vietnam di Klasemen

"History written. 17 years 23 days old. Mathew Baker becomes the youngest player ever to represent the Indonesia National Team,” bunyi takarir dalam taklimat media sosial Timnas Indonesia.

Pujian dan Rasa Bangga dari Sang Juru Taktik John Herdman

Debut Mathew Baker mendapat respons positif dan rasa bangga yang besar dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. 

Herdman menegaskan bahwa talenta muda berbakat tersebut memang sangat layak untuk mendapatkan menit bermain di level internasional.

"Dia [Mathew] memang layak mendapatkan kesempatan bermain itu dan saya bangga. Ini adalah momen yang membanggakan," kata Herdman usai laga.

Herdman juga menilai bahwa pemberian jam terbang di usia dini merupakan langkah investasi yang sangat bagus untuk masa depan pemain.

Pengalaman berharga di level senior ini diyakini akan mempercepat kematangan sang pemain di kompetisi profesional luar negeri.

"Sekarang dia [Mathew] menjadi pemain termuda dalam sejarah Indonesia yang tampil di lapangan bersama tim nasional," ujar Herdman.

"Semakin muda mereka mendapatkan pengalaman bersama tim nasional, semakin besar peluang mereka naik ke level sepak bola profesional berikutnya,” tambah Herdman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Goodstats

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU