Teka-teki Absennya Dean James di Tengah Debut John Herdman: Timnas Indonesia Tetap PD Lawan Saint Kitts and Nevis
GORONTALO – Kabar mengejutkan datang dari pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang laga pembuka FIFA Series 2026.
Di tengah euforia menanti debut pelatih anyar John Herdman melawan Saint Kitts and Nevis, publik sepak bola bertanya-tanya dengan absennya bek sayap andalan Dean James.
Ketidakhadiran James memicu gelombang spekulasi, mengingat ia merupakan salah satu pilar diaspora yang performanya tengah menanjak di kompetisi Eropa.
Respons John Herdman Terkait Situasi Dean James
Dalam konferensi pers resmi di Jakarta, Kamis (26/03/2026), John Herdman akhirnya angkat bicara mengenai situasi pemain asal Go Ahead Eagles tersebut.
Meskipun tidak merinci alasan medis atau teknis secara spesifik, pelatih asal Inggris itu menegaskan bahwa ia menghormati keputusan pribadi sang pemain.
“Dean James adalah pemain yang fantastis, bagian penting dari tim ini sekarang dan ke depan. Dia punya alasan sendiri atas keputusannya, tapi fokus kami tetap pada tim ini,” jelas Herdman.
Baca juga: Kata Ole Romeny Jelang Timnas Indonesia Vs Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Herdman seolah ingin meredam spekulasi liar dengan menyatakan bahwa kedalaman skuad yang ada saat ini sudah lebih dari cukup untuk menghadapi tantangan di FIFA Series.
Ia memastikan seluruh pemain yang tersedia dalam kondisi bugar dan siap tempur.
Filosofi "Melengkung Tapi Tidak Patah" Tanpa Pilar Utama
Absennya James menjadi ujian pertama bagi filosofi sepak bola yang diusung Herdman.
Baca juga: Beckham Putra Ungkap Kerasnya Gemblengan John Herdman di Timnas Indonesia
Eks pelatih timnas Kanada ini ingin membangun mentalitas tim tetap solid meski kehilangan satu atau dua pilar kunci.
Setelah menjalani latihan intensitas tinggi selama empat hari terakhir, Herdman melihat perkembangan yang sangat positif dari sisi energi kolektif.
Ia yakin semangat tim akan mencapai puncaknya saat kick-off malam ini pukul 20.00 WIB.
“Tugas saya adalah membawa semuanya ke level berikutnya. Hal utama yang ingin kami bangun adalah semangat tim, tim yang bisa ‘melengkung tapi tidak patah’ dalam pertandingan,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kita Garuda