GORONTALO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali merilis prospek cuaca untuk wilayah Indonesia selama beberapa hari ke depan.
Memasuki periode 9 hingga 12 Maret 2026, cuaca di tanah air secara umum diperkirakan akan didominasi oleh curah hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Meski demikian, terdapat indikasi kuat adanya peningkatan intensitas hujan yang perlu diwaspadai oleh masyarakat di berbagai daerah.
Baca juga: Bupati Gorontalo Pererat Silaturahmi di Festival Ramadan KKSS
Daftar Wilayah Potensi Hujan Sedang-Lebat
Berdasarkan data terbaru, sejumlah provinsi diprediksi akan mengalami peningkatan curah hujan yang signifikan. Daftar wilayah yang masuk dalam pantauan meliputi:
Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kep. Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kep. Bangka Belitung, Bengkulu, dan Lampung.
Jawa & Bali: Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Bali.
Baca juga: Pemkab Gorontalo dan Polri Tanam Jagung Serentak
Nusa Tenggara & Kalimantan: NTB serta seluruh wilayah Kalimantan (Barat, Tengah, Timur, Utara, dan Selatan).
Sulawesi: Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.
Maluku & Papua: Maluku Utara, Maluku, hingga seluruh wilayah Papua (Papua Barat Daya hingga Papua Selatan).
Baca juga: Bupati Gorontalo Pastikan 17 Ribu Pekerja Terima THR
Peringatan Dini: Status Siaga dan Angin Kencang
BMKG juga mengeluarkan kategori peringatan dini khusus untuk wilayah dengan risiko cuaca lebih ekstrem:
Status Siaga (Hujan Lebat – Sangat Lebat)
Perlu kewaspadaan ekstra bagi penduduk di wilayah Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Selatan.
Potensi Angin Kencang
Diperkirakan melanda Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, Maluku, hingga Papua Selatan. Kondisi ini sering kali muncul bersamaan dengan kilat atau petir.
Imbauan Keselamatan bagi Masyarakat
Memperhatikan dinamika atmosfer yang masih labil, BMKG mengimbau publik dan pemangku kepentingan untuk tetap siaga terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.
Fenomena hujan lebat dan angin kencang yang dapat berubah sewaktu-waktu harus menjadi pertimbangan utama dalam merencanakan aktivitas luar ruangan, perjalanan darat, laut, maupun udara.
Masyarakat disarankan untuk memantau informasi cuaca secara berkala agar dapat beraktivitas dengan lebih aman melalui kanal resmi BMKG.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BMKG