Senin, 24 NOVEMBER 2025 • 14:13 WIB

Ekonomi Kota Gorontalo Tumbuh 6,16 Persen, Salip Manado dan Makassar

Author

Kopi street di kawasan Sentral, salah satu area perputaran ekonomi di Kota Gorontalo (HO/Ari)

GORONTALO — Badan Pusat Statistik (BPS) resmi merilis data pertumbuhan ekonomi untuk kota-kota di wilayah Sulawesi pada Triwulan II tahun 2025. 

Dalam laporan tersebut, Kota Gorontalo mencatatkan kinerja impresif dengan menempati peringkat kedua tertinggi, mengungguli sejumlah kota metropolitan lainnya di Pulau Sulawesi.

Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Kota Gorontalo tercatat berada di angka 6,16 persen. 

Baca juga: Parkir di Kawasan Menara Keagungan Limboto Gratis: Lapor Jika Temukan Jukir Liar

Angka ini melampaui capaian Kota Manado yang tumbuh 5,74 persen dan Kota Makassar di angka 5,08 persen.

Sementara itu, posisi puncak dipegang oleh Kota Bitung dengan pertumbuhan signifikan sebesar 7,44 persen.

Berikut adalah rincian data pertumbuhan ekonomi kota-kota di Sulawesi berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Triwulan II 2025:

  1. Kota Bitung: 7,44%
  2. Kota Gorontalo: 6,16%
  3. Kota Manado: 5,74%
  4. Kota Tomohon: 5,61%
  5. Kota Makassar: 5,08%
  6. Kota Kendari: 4,46%
  7. Kota Parepare: 4,46%
  8. Kota Kotamobagu: 4,23%
  9. Kota Palopo: 4,22%
  10. Kota Palu: 3,71%
  11. Kota Baubau: 3,10%

Dorongan Sektor Jasa dan Kebijakan UMKM

Capaian Kota Gorontalo dinilai istimewa mengingat karakteristik wilayahnya yang bertumpu pada sektor jasa, berbeda dengan kota lain yang memiliki basis industri dan pabrik berskala besar.

Tingginya perputaran ekonomi ini tidak lepas dari intervensi kebijakan Pemerintah Kota Gorontalo. 

Baca juga: Cek Kalender Desember 2025 Lengkap: Jadwal Tanggal Merah dan Cuti Bersama Akhir Tahun

Salah satu strategi kunci yang diterapkan adalah pelonggaran aktivitas ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kebijakan yang mengizinkan pemanfaatan trotoar untuk aktivitas berjualan dinilai menjadi stimulus utama.

Langkah yang sempat menuai tantangan ini terbukti efektif menghidupkan suasana kota yang sebelumnya sepi menjadi lebih produktif. 

Selain berdampak pada indikator ekonomi makro, kebijakan ini juga berkontribusi pada penurunan angka kriminalitas seiring dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang publik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkot Gorontalo

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU