Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 13:34 WIB

8 Pelanggaran Sasaran Utama Operasi Zebra Otanaha 2025 di Gorontalo

Author

Apel gelar pasukan Polda Gorontalo penanda Operasi Zebra Otanaha 2025 dimulai (Istimewa)

GORONTALOPolda Gorontalo hari ini resmi memulai Operasi Zebra Otanaha 2025, 17 November 2025.

Agenda tahunan ini bertujuan menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas. 

Selama dua pekan penuh, kepolisian akan fokus menertibkan delapan jenis pelanggaran.

Baca juga: Lagu Timur Mendominasi! Ini 10 Lagu Indonesia Paling Sering Diputar di YouTube November 2025

Delapan jenis pelanggaran ini terbukti menjadi pemicu utama kecelakaan di wilayah Gorontalo.

Direktur Lalu Lintas Polda Gorontalo, Kombes Pol Lukman Cahyono, menjelaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari cipta kondisi untuk menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

"Kami menentukan beberapa sasaran operasi utama yang didasari dari hasil evaluasi pelaksanaan tugas dalam tiga bulan terakhir," ungkap Lukman.

Baca juga: Operasi Zebra Otanaha di Gorontalo Dimulai Hari Ini, Digelar Dua Tahap

Operasi ini akan berlangsung dari tanggal 17 hingga 30 November 2025, dengan menekankan pendekatan edukatif dan penindakan yang seimbang.

Delapan Pelanggaran Kunci Target Utama

Lukman menyebutkan bahwa tujuan jangka panjang operasi ini adalah menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini. 

Oleh karena itu, sasaran penindakan difokuskan pada pelanggaran yang memiliki risiko fatalitas tinggi.

Baca juga: Prospek Cuaca 17–20 November 2025, Gorontalo Waspada Hujan Sedang dan Angin Kencang

Delapan pelanggaran utama yang menjadi fokus Operasi Zebra Otanaha 2025 adalah:

1. Pengendara sepeda motor tidak memakai helm SNI.

2. Pengemudi mobil tidak menggunakan sabuk pengaman.

3. Berkendara melebihi batas boncengan (roda dua).

4. Pengendara di bawah umur atau belum memiliki SIM.

5. Melakukan balap liar, yang dinilai kian marak terjadi di beberapa wilayah Gorontalo.

6. Berkendara di bawah pengaruh alkohol.

7. Melawan arus.

8. Menggunakan ponsel saat mengemudi.

"Balap liar jadi fokus utama kita juga dalam Operasi Zebra Otanaha tahun ini, karena ini kian marak terjadi di beberapa wilayah," kata Lukman menjelaskan.

Lukman menambahkan bahwa penertiban delapan pelanggaran ini akan dilakukan melalui berbagai metode.

"Beberapa pelanggaran itu nantinya akan kita tertibkan dengan melalui kegiatan preemtif dan preventif serta represif," tutur Lukman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berinti.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU