Tampil di Jumpa Tokoh Peran Saka Nasional, Rachmat Gobel Beri Tips Jadi Pengusaha hingga TV ke Peserta
GORONTALO – Anggota DPR RI, Rachmat Gobel, tampil sebagai narasumber dalam sesi Jumpa Tokoh Peran Saka Nasional 2025 di Gorontalo, Senin malam, 3 November 2025.
Di hadapan ribuan peserta Pramuka Penegak dan Pandega, Rachmat Gobel membagikan tiga kunci utama untuk berhasil menjadi pengusaha dan pemimpin.
Bos Panasonic itu membuka paparannya dengan nasihat fundamental yang menentang mentalitas instan.
1. Tolak Mentalitas Cepat Kaya
Rachmat Gobel menekankan bahwa kesuksesan seorang pengusaha harus melalui proses yang panjang dan bertahap.
"Saya yakin semua peserta ini ingin jadi pengusaha sukses dan ingin jadi pemimpin. Tapi kalau Anda mau jadi pengusaha jangan mau jadi cepat kaya, mulailah dari bawah," tegasnya.
"Kalau Anda berpikir mau cepat kaya, dapat untung 100 pakainya 100, harusnya dapat untung 100 pakainya 10 saja, biar yang 90 bisa jadi modal lagi."
Baca juga: Pembukaan Peran Saka Nasional 2025 Pukau Ribuan Peserta: Next Time Harus ke Gorontalo Lagi
Ia juga menceritakan pengalamannya sendiri sebagai contoh proses yang harus dilalui. Meski lahir dari keluarga pengusaha, ia tidak serta merta langsung mendapatkan apa yang dia mau tanpa proses belajar terlebih dahulu.
"Orang tua saya mendidik saya bukan jadi anak bermental instan. Sebelum dapat sesuatu saya harus kerja dulu, mulai dari nyapu pabrik, harus berpikir bijak, itu adalah proses," ujarnya.
2. Hindari Sekadar Ikut-ikutan Tren
Poin kedua yang disorot oleh Rachmat Gobel adalah bahaya mengikuti tren tanpa perencanaan matang. Sebab usaha yang dibangun hanya karena ikut-ikutan dan tanpa perencanaan matang tidak akan bertahan lama.
Baca juga: Ketua Kwartir Nasional, Budi Waseso Buka Peran Saka Nasional 2025 di Gorontalo
"Kita ini terlampau ikut-ikutan, oh ini lagi bagus, lagi tren, semua jadi ikut. Kalau kita ikut satu tren, tapi tidak kita pelajari dengan baik, bukan untung yang kita dapatkan melainkan kerugian," ujarnya.
Ia menyarankan agar generasi muda belajar dari referensi pengusaha sukses.
"Kalau Anda mau jadi pengusaha banyak referensi pengusaha sukses yang bisa Anda pelajari prosesnya. Saya juga belajar dari situ," tambahnya.
3. Pentingnya Inovasi dan Kreativitas
Terakhir, Rachmat Gobel mengingatkan peserta untuk terus berinovasi. Ia mendorong peserta untuk menjadi subjek, bukan objek, teknologi.
"Kalian belajar, tapi jangan menyerah kepada teknologi saja. Harus punya jiwa kreatif dan inovatif. Banyak usaha kecil menengah yang sukses karena menerapkan kreatifitas dan inovatif."
Sesi inspiratif ini ditutup dengan kejutan manis. Sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme peserta, lima peserta yang mengajukan pertanyaan terbaik berhak membawa pulang hadiah berupa televisi.
"Kegiatan ini harus kita dukung penuh karena kegiatan ini membangun karakter dan keterampilan anggota Pramuka seluruh Indonesia," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan