GORONTALO – Awal manis berhasil diukir oleh Timnas Indonesia U-19 dalam laga pembuka Grup A Piala AFF U-19 2026.
Bersua Myanmar di Stadion Utama Sumatera Utara pada Senin (1/6/2026), skuad Garuda Muda sukses memetik kemenangan meyakinkan dengan skor telak 3-0.
Tambahan tiga poin berharga ini menempatkan anak-asuh Nova Arianto di peringkat kedua klasemen sementara Grup A.
Baca juga: Lama Terbengkalai, Objek Wisata Taluhu Barakati Gorontalo Bakal Bersolek Kembali
Indonesia menempel ketat Vietnam di posisi puncak yang pada partai sebelumnya juga mengemas kemenangan identik 3-0 saat bersua Timor Leste.
Sejak sepak mula, Indonesia langsung mengambil kendali permainan demi memburu gol cepat.
Namun, Myanmar tidak tinggal diam dan memberikan perlawanan sengit yang membuat jalannya paruh pertama berlangsung cukup alot.
Baca juga: Deretan Amalan di Malam 1 Muharram untuk Menyambut Tahun Baru Islam
Garuda Muda membuka ancaman lewat tembakan spekulasi jarak jauh yang dilepaskan oleh Zinadein Zidan Ardiansyah, meski bola masih menyamping dari target.
Peluang emas kembali lahir di menit ke-34 lewat tandukan tajam Arkhan Kaka yang meneruskan umpan silang Reno Salampessy, tetapi dewi fortuna belum berpihak karena bola membentur tiang gawang.
Kebuntuan Indonesia akhirnya pecah pada menit ke-38. Memanfaatkan umpan matang di dalam area penalti, Arkhan Kaka dengan tenang melesakkan bola untuk membawa Indonesia memimpin 1-0 hingga turun minum.
Baca juga: Menatap Kuat Lawan di FIFA Matchday, John Herdman Fokus Bangun Kekompakan Skuad Garuda
Di penghujung babak, Myanmar sempat mengancam lewat eksekusi bola mati Thura Min Thant yang untungnya masih melambung tipis.
Memasuki paruh kedua, Myanmar menaikkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.
Gawang Indonesia nyaris kebobolan pada menit ke-66 akibat aksi tusukan Sai Bo Bo Kyaw, tetapi kesigapan kiper Dafa Al-Gasemi di bawah mistar berhasil mematahkan peluang emas tersebut.
Keasyikan menyerang justru menjadi petaka bagi Myanmar pada menit ke-79.
Berawal dari tekanan tinggi ke lini belakang lawan, kiper Myanmar Sai Khant Min Nyo melakukan kesalahan dalam mengantisipasi bola.
Situasi blunder tersebut langsung disambar oleh Dimas untuk menggandakan keunggulan Indonesia menjadi 2-0.
Dimas benar-benar menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan lawan setelah kembali mencetak gol keduanya pada menit ke-87.
Mendapat operan matang di dalam kotak terlarang, Dimas melepaskan sepakan akurat yang mengubah papan skor menjadi 3-0.
Skor tiga gol tanpa balas ini bertahan hingga peluit panjang ditiupkan, menandai keberhasilan awal langkah Indonesia di turnamen sub-konfederasi Asia Tenggara ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kita Garuda