Ilustrasi mengatur keuangan saat menghadapi libur akhir tahun (Istimewa)
GORONTALO – Euforia menyambut tahun baru sering kali membuat logika finansial kita cuti sejenak.
Rasanya wajar ingin memanjakan diri setelah bekerja keras setahun penuh.
Namun, jangan sampai kebahagiaan sesaat di malam tahun baru berubah menjadi mimpi buruk finansial saat tagihan datang di bulan Januari.
Baca juga: Bukan Sekadar Gabut, 8 Hobi Ini Ternyata Rahasia Bikin IQ Kamu Melonjak Drastis
Fenomena 'kanker' (kantong kering) pasca-liburan sebenarnya bisa dihindari jika kamu cerdik mengatur strategi.
Liburan berkesan tidak harus mahal. Kuncinya bukan pada seberapa mewah hotelmu, tapi seberapa matang perencanaanmu.
Berikut adalah kiat jitu agar liburan tahun baru tetap asyik tanpa membuat dompet jebol.
Baca juga: Dompet Aman, Pertemanan Nyaman: 5 Jurus Elegan Menolak Teman Pinjam Uang
Jangan hanya membuat perkiraan kasar. Tentukan angka pasti, misalnya Rp3.000.000, dan berjanjilah pada diri sendiri untuk tidak melebihi angka itu.
Pisahkan budget ini ke dalam pos-pos kecil: 40% untuk transportasi dan akomodasi, 30% untuk konsumsi, 20% untuk tiket wisata, dan 10% untuk dana darurat atau oleh-oleh.
Liburan tahun baru identik dengan harga tiket pesawat dan hotel yang meroket.
Baca juga: 5 Tips Mengatur Rencana Libur Akhir Tahun: Anti Boncos, Anti Stres
Alih-alih memaksakan diri ke luar negeri atau tempat wisata mainstream yang pasti macet dan mahal.
Cobalah konsep staycation di dalam kota atau kunjungi destinasi wisata alam yang belum viral.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber