Ilustrasi prospek cuaca sepekan ke depan (Istimewa)
GORONTALO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis analisis prospek cuaca untuk sepekan ke depan, mulai 31 Oktober hingga 6 November 2025.
Laporan ini menunjukkan sebagian besar wilayah Indonesia didominasi oleh cuaca berawan hingga hujan ringan.
Namun masyarakat di sejumlah provinsi, termasuk Gorontalo, diimbau untuk waspada terhadap peningkatan intensitas hujan dan potensi angin kencang.
Baca juga: Kwarnas Kukuhkan 200 Sangga Kerja Peran Saka Nasional 2025 di Gorontalo
Prospek cuaca sepekan ini dibagi menjadi dua periode krusial, masing-masing membawa potensi risiko hidrometeorologi yang berbeda.
Pada periode akhir bulan hingga awal November ini, banyak wilayah diprediksi mengalami peningkatan hujan sedang.
Gorontalo termasuk dalam daftar panjang provinsi yang perlu waspada terhadap peningkatan curah hujan ini.
Baca juga: Jadwal Lengkap Peran Saka Nasional di Gorontalo: Ada Festival Kuliner hingga Jumpa Tokoh
Selain itu, BMKG menetapkan status Siaga (Hujan lebat – sangat lebat) di beberapa provinsi seperti Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Kalimantan Timur, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua.
Beberapa daerah, seperti Aceh, Sumatera Utara, Lampung, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara, juga masuk dalam daftar potensi Angin Kencang.
Memasuki periode 3 hingga 6 November, Gorontalo tetap harus mewaspadai hujan dengan intensitas sedang.
Baca juga: Gorontalo Masuk 10 Daerah dengan Angka Keberhasilan Pengobatan TBC Tertinggi di Indonesia Tahun 2024
Namun, ancaman utama di periode kedua bagi Gorontalo bergeser pada fenomena Angin Kencang.
Dalam periode ini, Gorontalo masuk dalam daftar wilayah yang berpotensi mengalami Angin Kencang, bersama dengan Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Maluku, dan beberapa wilayah di Sumatera serta Papua.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BMKG