GORONTALO – Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, secara resmi membuka gelaran Dungaliyo Competition yang berlokasi di Aula Sanggar Seni Desa Pangadaa, Kecamatan Dungaliyo, pada Sabtu malam, 8 Maret 2026 kemarin.
Acara ini menjadi panggung bagi para pemuda untuk menunjukkan sportivitas sekaligus mengisi bulan suci Ramadan dengan aktivitas positif.
Kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan Sehat, Ibadah Kuat, Silaturahmi Terjaga” ini merupakan hasil kolaborasi solid antara remaja setempat, KNPI, Karang Taruna, hingga Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata.
Baca juga: Wabup Gorontalo Matangkan Persiapan MTQ 2026
Dalam arahannya, Tonny memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan masyarakat yang telah menginisiasi kompetisi ini.
Ia menekankan bahwa ajang ini memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan, yakni sebagai sarana identifikasi bakat-bakat terpendam di bidang olahraga.
“Jaga sportivitas dalam setiap pertandingan. Kegiatan seperti ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ajang pencarian bakat bagi masyarakat, khususnya generasi muda yang memiliki potensi di bidang olahraga,” tegas Tonny.
Baca juga: Semarak Pawai Obor dan Festival Kolak Ubi di Molosipat W Kota Gorontalo di Malam Nuzulul Qur’an
Pemerintah Kabupaten Gorontalo berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan kepemudaan yang mampu melahirkan bibit atlet unggul dari desa maupun kecamatan.
Dungaliyo Competition tahun ini diikuti oleh peserta dari wilayah Kecamatan Dungaliyo, Batudaa, dan sekitarnya. Adapun cabang olahraga dan ketangkasan yang dipertandingkan meliputi:
Acara pembukaan berlangsung meriah dengan kehadiran Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo, Fany Salamanya, beserta Camat Dungaliyo dan tokoh masyarakat setempat.
Antusiasme peserta membuktikan bahwa olahraga efektif menjadi instrumen pemersatu dan penguat solidaritas masyarakat di tengah momentum Ramadan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan